Teks Prosedur Kompleks Dalam Pembuatan Proposal

Teks Prosedur Kompleks Dalam Pembuatan Proposal –¬†Kali ini saya akan menjelaskan teks prosedur kompleks dalam pembuatan proposal. Berdasarkan data Direktorat Jendral Peternakan dan Kesehatan Hewan, populasi sapi perah di Indonesia pada tahun 2015 mencapai 525,172 ekor (BPS, 2015). Dirjen PKH juga mengatakan bahwa konsumsi susu per kapita masyarakat Indonesia masih sangat kecil bila dibandingkan dengan negara lain, yaitu 12,1 liter/kapita/tahun pada tahun 2015, masih jauh dari negara tetangga Malaysia yang mencapai 36,2 liter/kapita/tahun, India 48,62 liter/kapita/tahun, Singapura 44,5 liter/kapita/tahun, Thailand 33,7 liter/kapita/tahun, Vietnam 14,3 liter/kapita/hari dan Philipina 17,8 liter/tahun (Ditjennak Pertanian, 2016).

Teks Prosedur Kompleks Dalam Pembuatan Proposal

Dalam membuat proposal terdapat teks prosedur kompleks yang harus diperhatikan dengan baik. Untuk itu diperlukan upaya peningkatan produksi susu nasional guna meningkatkan konsumsi susu di Indonesia. PT. Ultra Peternakan Bandung Selatan (UPBS) merupakan salah satu perusahaan peternakan sapi perah di Indonesia yang bergerak dalam bidang pemenuhan kebutuhan susu dalam negeri di bawah bimbingan industri pengolahan susu yaitu PT. Ultra Jaya Milk, Tbk. Keberhasilan PT. UPBS tidak lepas dari tiga faktor utama yaitu breeding, feeding dan management. Ketiga faktor ini harus saling berkaitan satu sama lain, sehingga menghasilkan produksi susu yang optimal.

Divisi Breeding di PT. UPBS adalah divisi yang menangani manajemen reproduksi sapi perah. Salah satu visi dari breeding adalah melakukan peningkatan performa reproduksi guna meningkatkan populasi dan produksi susu dalam upaya memenuhi kebutuhan akan konsumsi susu di Indonesia. Manajemen reproduksi sangat penting sebagai salah satu penunjang tercapainya produksi susu yang tinggi. Semakin baik keberhasilan reproduksi sapi perah akan berdampak baik pula pada produksi susu yang dihasilkan karena adanya puncak produksi susu yang dicapai dengan diawali oleh peristiwa kelahiran dalam satuan waktu yang ideal dan pada akhirnya akan berdampak pada keuntungan ekonomis yang diperoleh perusahaan. Inilah contoh proposal yang mengandung teks prosedur kompleks.

Parameter reproduksi yang dapat dijadikan tolak ukur dalam penilaian performa reproduksi sapi perah betina yaitu kawin pertama setelah beranak (first mating post partus), jumlah kawin perkebuntingan (service per conception), periode kawin (service period), lama kosong (days open) dan selang beranak (calving interval). Sapi perah betina umumnya mengalami beberapa kali laktasi dalam hidupnya. Demikianlah teks prosedur kompleks dalam pembuatan proposal yang dapat saya jelaskan. Semoga artikel ini dapat bermanfaat. Terima kasih.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *